Santapan Harian Air Hidup Edisi Jumat 29 April 2022

Header Menu

Santapan Harian Air Hidup Edisi Jumat 29 April 2022

Rabu, 27 April 2022

Santapan Harian Air Hidup Edisi Jumat 29 April 2022

Santapan Harian Renungan Hari Ini
Santapan Harian 2022



BANGUN! JANGAN LENGAH

Bacaan: 1 Tesalonika 5:1-11 (AYT)

Ketika orang-orang berkata, “Damai dan Aman”, kebinasaan akan datang atas mereka secara tiba-tiba seperti rasa sakit perempuan akan melahirkan, dan mereka tidak akan dapat meloloskan diri.” -1 Tesalonika 5:3

Pernahkah Anda mendengar perkataan bahwa menjadi orang Kristen itu enak karena tidak perlu mencari keselamatan? Perkataan itu didasarkan pada pemahaman bahwa keselamatan adalah anugerah. Namun, perkataan itu rawan disalahartikan bahwa orang Kristen tidak lagi perlu melakukan apa-apa untuk memelihara keselamatannya.

Rasul Paulus menyinggung hal ini menjelang akhir suratnya. Di tengah pengharapan akan kedatangan Tuhan Yesus yang kedua, Paulus mengingatkan bahwa waktunya memang tak terduga, seperti datangnya pencuri (1-2).

Namun, orang percaya tidak akan "kecurian" karena telah diselamatkan dan dipersiapkan oleh Tuhan (4-5). Sekalipun demikian, kita tetap harus waspada (6-8). Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah saling menasihati dan membangun (11). Jadi, senmua dalam keadaan terjaga, bukan tertidur, apalagi mabuk (6-8).

Nasihat Rasul Paulus itu menegaskan bahwa memang keselamatan adalah anugerah. Akan tetapi, keselamatan itu tentu perlu dipelihara. Bagai orang yang dihadiahi pelita untuk berjalan di tengah kegelapan, ia tetap harus waspada menjaga api pelita agar senantiasa menyala. Itulah yang disebut Paulus sebagai tetap terjaga.

Persekutuan orang-orang percaya memegang peran penting dalam hal ini. Tak jarang orang percaya pun lengah atau lelah dalam memelihara keselamatan yang telah dianugerahkan. Dengan demikian, peran saudara seiman untuk menegur, menasihati, dan membangun sangat penting.

Setiap orang memiliki tanggung jawab seorang terhadap yang lain. Ketika ada yang mulai terlena sehingga menjauhi persekutuan, sudah menjadi tugas saudaranya untuk menegurnya. Ketika ada yang berbuat dosa dan melalaikan kehendak Tuhan, sudah menjadi tugas saudaranya untuk mengingatkannya.

Mari saling menegur, mengingatkan, dan menasihati; bukan karena merasa diri lebih baik, melainkan karena itu adalah tanggung jawab antar orang percaya. Jadi, jangan ragu menegur saudara kita: "Bangun!" supaya ia terjaga dan waspada.